aku sempat kehilangan keberanian, ketika jejak hidup terlahap oleh waktu, ketika silam meninggalkan kebekuan itu, namun kesempatan meninggalkan langkahnya untukku, untukku terus menyusurinya, meninggalkan sejarah pada masa...
aku sempat kehilangan keberanian, untuk sekedar menatap hidup, mengintip dari jauh cahaya mentari, atau kedamaian sinar bulan yang menemani di malam hari...
langkahku menyepi, bersandar pada nyata, menghela nafas panjang untuk kembali terarah membaca kisah yang ada...
meronce kata demi kata, dengan tinta hingga penanay berkarat dengan banyaknya cerita, sekalipun dengan tinta emas yang mencoba mempercantik latarnya, tetaplah sama, rasa yang sama pada dasarnya...
jangan katakan tersiksa, kaena ini merupakan perjalanan untuk membuat catatan sejarah kehidupan...
bolehlah engkau kecewa, namun janganlah berlarut panjang dan membekas lara...
percayalah pelangi itu masih ada, sahabat...
Allahu rabbi tidak akan pernah meninggalkanmu, bertahanlah, lalui badai yang berlalu...
.terinspirasi darimu, sahabatku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
indah dan bermakna banget untaian katanya kak :)
BalasHapusterima kasih nindy, ayo menulis :)
BalasHapus